Sriwijaya Air 5th Anniversary

Kesederhanaan ditengah Kemeriahan

Perayaan Ulang tahun Sriwijaya Air yang ke-5 berlangsung meriah. Puncaknya digelar di gedung Danapala, 10 November 2008 yang lalu, dihadiri oleh seluruh komisaris, direksi, dan staf Sriwijaya Air. Walaupun berlangsung meriah, namun acara ini dilaksanakan dengan sederhana. Di antara para undangan yang dihadiri oleh para pejabat, relasi, dan mitra kerja, juga terdapat sekitar 250 anak yatim piatu yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu dilakukan doa bersama. Kemudian acara yang dipandu oleh kak Defri ini dimulai dengan sambutan dari Chandra Lie selaku presiden direktur. Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak hingga Sriwijaya Air menginjak usia yang ke-5. Selain itu beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf Sriwijaya Air yang telah menunjukkan totalitasnya, “Sriwijaya Air tidak akan besar seperti sekarang tanpa dukungan seluruh staf. Berkat totalitas, kerja keras, dan kejujuran kalian Sriwijaya Air tetap eksis di bumi Nusantara. Sriwijaya Air bukan hanya milik pimpinan, tapi milik kalian juga”, yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan oleh para staf yang hadir.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ritual tiup lilin dan memotong kue ulang tahun diiringi lagu Happy Birthday. Chandra Lie mengajak seluruh komisaris dan direksi untuk naik ke atas panggung. Mereka adalah Hendry Lie, Soenaryo, Johanes Bunyamin, Andi Halim, dan Fandy Lingga selaku dewan komisaris. Kemudian juga ada jajaran direksi seperti Capt.Harwick, Gabriella, Toto Nursatyo, Capt.Kusnadi, dan Capt.Bambang. Mereka kemudian mendapatkan potongan kue langsung dari Chandra Lie. Chandra Lie sempat bergurau tentang siapa yang memberikan potongan untuknya sendiri, “saya ajak istri tercinta saya ke atas panggung deh”. Akhirnya, Chandra Lie pun mendapatkan potongan kue dari Emi Susila, istri tercinta.

Dalam kesempatan yang berbahagia tersebut, juga hadir para artis ibukota menghibur para tamu undangan. Diawali oleh kehadiran Iis Dahlia dan kemudian Tommy Ali yang mempersembahkan beberapa lagu yang mengundang beberapa tamu untuk berjoget bersama.

Kejutan hadir tatkala rombongan pramugari Sriwijaya Air masuk ke panggung dipimpin oleh capt. Ahmad Dhani. Lho? Kok Ahmad Dhani jadi pilot? Ternyata mereka adalah staf dari beberapa TTO Sriwijaya Air di Jakarta yang menampilkan aksi kabaret. Kabaret yang diasuh oleh kak Defri ini meyuguhkan tema pemilihan putri Sriwijaya Air. Kehebohan kembali terjadi ketika The Changcuters palsu menggoyang panggung. Kemudian berturut-turut muncul putri-putri yang berasal dari seluruh Indonesia. Tak urung undangan dibuat tertawa dengan aksi kocak yang ditampilkan oleh Sriwijaya Kabaret’s dari awal hingga akhir ini.

Kemeriahan tak berhenti disitu. Bobby dan Kiki Farel dari Zema Management mengajak para anak yatim piatu bermain games interaktif. Para anak yatim piatu ini tampak antusias mengikuti games yang dibuat oleh mereka berdua. Kemudian diteruskan oleh  penampilan Adri Manan yang menunjukkan kobolehannya bermain sulap. Para undangan sempat terhenyak ketika melihat Adri mengubah selembar duit seribu menjadi seratus ribu rupiah. Hadiah doorprize yang terdiri dari LCD TV, kulkas, notebook, dan handphone pun dibagi-bagikan kepada staf Sriwijaya Air yang hadir. Hiburan ditutup oleh aksi panggung Sherly Mey yang membawakan beberapa lagu.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pada acara Ulang Tahun yang ke-5 ini, Sriwijaya Air juga membagikan santunan kepada anak-anak yatim piatu dari berbagai daerah di Indonesia. Ini merupakan cara Sriwijaya Air menunjukkan kepedulian sosialnya ditengah-tengah perayaan ulang tahun. Pembagian santunan ini langsung dilakukan oleh para komisaris dan direksi Sriwijaya Air. Semangat perayaan ulangtahun Sriwijaya Air yang berlangsung meriah namun sederhana ini semoga dirasakan pula oleh para anak yatim piatu. Sampai Jumpa pada ulang tahun Sriwijaya Air tahun depan!

Edisi Desember 2008