Iwan Setiawan Lukminto

Sosok di balik kendali Sritex

Awalnya Sritex adalah sebuah kios di Blok EIX No.12-13 Pasar Klewer Solo dengan nama Sri Redjeki. Jualan utamanya adalah tekstil. Siapa sangka, kini, Sri Redjeki Tekstil atau Sritex menjadi perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara. Saat ini, usaha yang dirintis oleh H. Moch. Lukminto sejak tahun 1966, diteruskan oleh anak-anaknya. Berikut wawancara Sriwijaya dengan anak pertama beliau yang sekaligus direktur utama PT. Sritex, Iwan Setiawan Lukminto,

Untuk menghasilkan kualitas output terbaik, budaya perusahaan apa yang diterapkan di Sritex?

Kita menerapkan budaya service oriented, karena saat ini kepuasan customer menjadi perhatian utama kami. Selain itu kedisiplinan menjadi budaya kerja yang khas dan diakui oleh pihak lain seperti pemerintah maupun perusahaan kompetitor.

Apa obsesi pribadi yang belum tercapai sebagai pemegang kendali Sritex?

Saya pribadi ingin Sritex menjadi perusahaan tekstil yang memegang leading uniform di dunia. Saat ini kemungkinan tersebut sangatlah besar. Kita harus bangga dengan produk Indonesia karena saat ini Sritex telah diakui menjadi pemasok seragam militer negara-negara Eropa dan Timur Tengah.

Lalu apa rencana Sritex ke depan?

Saat ini kami masih terus melakukan inovasi dan pengembangan, selain juga memperbesar pemasukan di sektor tekstil sesuai dengan tuntutan pasar. Sritex sendiri menerapkan prinsip growth-oriented, yakni memperbesar penetrasi pasar yang sasarannya global ke seluruh dunia tentunya.

Sebenarnya apa saja yang dibutuhkan untuk berkompetisi di level dunia?

Kita harus selalu update dengan kebutuhan pasar seperti pemenuhan prosedur lisensi untuk suply ke negara-negara konsumen, sertifikat kualitas manajemen, dan juga sertifikat lingkungan hidup. Setelah itu kita terus mempertahankan kualitas yang baik dan delivery yang lebih cepat.

Apakah Sritex sudah menerapkan konsep Green Environment?

Tentunya Sritex sangat concern dengan isu pemanasan global. Untuk itu Sritex telah melakukan langkah-langkah 3R yakni Reduce, Reuse, Recycle. Sritex juga mendapat pengakuan dari pemerintah melalui Kementrian Negara Lingkungan Hidup yang menobatkan kategori Blue Rating pada Sritex.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai Sriwijaya Air?

Saya termasuk sering menggunakan maskapai Sriwijaya Air. Kesan yang saya dapat menggunakan Sriwijaya Air adalah nyaman baik dari segi keselamatan maupun dari segi on time performance (OTP). Hal ini harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi oleh Sriwijaya Air karena merupakan selling point dari flight business dewasa ini.