Gebyar Wisata Nusantara 2008

Menikmati kekayaan dan keanekaragaman budaya Indonesia

Bertempat di gedung Balai Kartini Expo Center, 29 Mei-1 Juni 2008, diadakan acara Gebyar Wisata Nusantara 2008. Di tempat inilah seluruh daerah berkumpul untuk memamerkan kekayaan daerahnya masing-masing mulai dari objek wisata hingga cinderamata. Sebanyak kurang lebih 40 kabupaten/kota dan provinsi berpartisipasi pada pameran yang terbagi dalam beberapa stan ini.

Stan-stan yang datang dari berbagai daerah saling menunjukkan kekhasan mereka dalam bentuk desain interior. Kebanyakan dari stan-stan ini mengambil dekorasi rumah adat mereka masing-masing seperti pada stan provinsi sumatera barat dan provinsi kepulauan bangka belitung. Namun ada juga yang mengambil desain heritage seperti dari provinsi jawa tengah dengan dekorasi candi borobudurnya. Di dalamnya mereka ada yang memajang foto-foto objek pariwisata daerah, menampilkan cinderamata khas seperti batik, kalung atau cincin, dan hasil industri rumah tangga seperti minyak kayu putih dari Maluku dan perabot Jati dari Jawa Tengah.

Acara yang berlangsung tiga hari ini juga menampilkan beberapa tarian daerah. Perwakilan dari kabupaten Jayapura menampilkan tari Waku Hahra, Waku Einyesawiye, dan juga tari kreasi baru. Sedangkan perwakilan dari Nanggroe Aceh Darussalam menampilkan tari Saman, Silongor, dan tari garapan Cut Nyak Dhien. Pengunjung yang menonton pertunjukan ini dibuat terpesona akan tarian tersebut. Khasanah mereka akan  kekayaan tarian daerah di Indonesia menjadi bertambah.

Banyaknya pengunjung yang datang menunjukkan keantusiasan masyarakat akan festival ini dari siswa sekolah pariwisata sampai pelaku bisnis. Mira salah satu siswa sekolah pariwisata mengaku senang dengan pameran ini karena bisa mengumpulkan data hotel-hotel dan objek wisata di berbagai daerah. Sedangkan Agus yang datang bersama keluarga sedang mencari destinasi wisata baru untuk dikunjungi. Namun mereka sependapat bahwa acara-acara yang menampilkan kebudayaan daerah harus sering diadakan dengan misi memperkenalkan potensi pariwisata daerah masing-masing.

Edisi Juni 2008