HOME: “See, Think, Act!”

Lihat, Pikir, dan bertindak!. Mungkin tiga hal tersebut menjadi kepedulian Yann Arthus-Bertrand terhadap Bumi, tempatnya hidup bersama makhluk hidup lainnya. Melalui profesinya sebagai fotografer udara, Arthus-Bertrand ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana keadaan Bumi saat ini melalui tampilan foto kepada masyarakat dunia. Betapa keindahan panorama alam ini tidak akan bertahan lama jika manusia sebagai penjaganya tidak segera bertindak mencegah kerusakan alam yang semakin parah.

Siapakah Yann Arthus-Bertrand? Mengeja namanya saja mungkin Anda sudah memperkirakan bahwa dia adalah seorang berkewarganegaraan Prancis. Arthus-Bertrand telah memproduksi ribuan foto udara dari helikopter dan balon udara. Beberapa karyanya sering tampil daam National Geographic Magazine. Sebelumnya, di tahun 2000, Arthus-Bertrand menyelenggarakan pameran bertajuk Earth From the Air dengan lebih dari 100.000 koleksi foto dari 76 negara. Berkat foto-fotonya itu, ia memperoleh Legion d’honneur yang merupakan penghargaan sipil tertinggi di Prancis.

Jika Anda memiliki televisi berbayar, mungkin Anda sudah familiar dengan program Vu du Ciel. Program ini memiliki tujuan memberikan kesadaran akan perubahan iklim dan pemanasan global yang sedang terjadi dengan menampilkan foto-foto Arthus-Bertrand. Ia berharap program ini dapat menjadi sebuah program edutainment untuk pelestarian lingkungan. Di akhir acara, Arthus-Bertrand menyebutkan bahwa program ini melibatkan pesawat dan helikopter yang membuang berton-ton gas karbon dioksida. Untuk itu, ia menggantinya dengan berpartisipasi dalam berbagai komunitas pelestarian lingkungan di seluruh dunia.

Dalam rangka memperingati hari lingkungan dunia 2009 yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, Arthus-Bertrand meluncurkan film perdananya berjudul HOME. Film ini berisikan seluruh karya-karya fotonya yang diambil dari seluruh penjuru dunia. Hasil jepretan terbaiknya adalah foto kumpulan tanaman sayuran yang membentuk hati di Voh, Kaledonia Baru.

“Kehidupan, suatu keajaiban di alam semesta, muncul sekitar 4 miliar tahun yang lalu. Dan kita, manusia, hanya 200.000 tahun yang lalu. Tetapi kita telah mengganggu keseimbangan yang sangat penting untuk kehidupan.”

(Judul Pembuka Home)

HOME bukan hanya sekadar film karena untuk pertama kalinya dalam sejarah sebuah film dirilis pada hari yang sama di lebih dari 50 negara dalam berbagai format: bioskop, televisi, DVD, dan internet. “Kesuksesan film ini tidak dihitung dari jumlah dolar atau euro yang didapat, tetapi dari jumlah orang yang telah menyaksikannya,” ujar sang sutradara, Yann Arthus-Bertrand.

Penasaran? Anda bisa mengakses situs www.home-2009.com untuk melihat karya fenomenal ini secara gratis. Lihat, Pikir, dan segera ambil Tindakan!


WORLD ENVIRONMENT DAY

World Environmet Day atau hari Lingkungan se-Dunia diperingati setiap tanggal 5 Juni di seluruh dunia. Pertama kali diresmikan pada sidang umum PBB tahun 1972. Tujuan peringatan ini adalah untuk merayakan keindahan lingkungan tempat kita berpijak dan menginspirasikan masyarakat bersama pemerintah untuk melestarikannya.

Berbagai aktivitas dan event diselenggarakan di seluruh dunia. Setiap tahun, PBB meluncurkan tema khusus dan negara khusus sebagai pusat penyelenggaraan. Tahun 2009, temanya adalah “Your Planet Needs You-Unite to Combat Climate Change” yang merefleksikan kepada seluruh negara untuk menyetujui perubahan baru pada konvensi perubahan iklim di Kopenhagen yang beberapa poin pentingnya adalah pengentasan kemiskinan dan peningkatan manajemen hutan.

Jika Anda memiliki akun Twitter, jangan lupa untuk menjadi follower Trees. Setiap follower baru, UNEP (United Nations Environment Programme) akan menanam satu pohon sebagai peringatan pada World Environment Day.