Capt. Joffy Adestian

Capt_Joffy1

Captain Cat

Jika peraturan membolehkan awak pesawat membawa hewan peliharaannya, pilot Sriwijaya Air bernama Joffy Adestian tentu akan senang membawa kucing-kucing kesayangannya. “Sudah empat tahun saya hobi memelihara kucing. Jika selesai bertugas, rasanya ingin cepat sampai di rumah,” ujar Capt. Joffy. Pria kelahiran Pekanbaru ini lebih senang disebut sebagai orang rumahan, menghabiskan waktu libur bersama keluarga di rumah dan merawat empat kucing peliharaannya.

Mengaku tertarik dunia penerbangan sejak SMP, selepas SMA Capt. Joffy memutuskan mendaftarkan diri pada Navair International Flying College di Sydney, Bankstown, Australia. “Being a pilot is the coolest carrier,” katanya. Selain itu pria yang dibesarkan di Duri, Riau ini mengaku menjalani profesi pilot sangat menarik dan menyenangkan.

Lulus pada 1998, Capt. Joffy sempat merasakan dampak krisis ekonomi yang melanda Indonesia. Kemudian, ia berkarier sebagai Ramp Officer Garuda Indonesia saat musim haji  tahun 2001 sampai 2002 di Jeddah, Arab Saudi. Berbekal pengalaman itu, suami dari Annissa Sudjatmiko ini mantap memilih Sriwijaya Air sebagai tempatnya berkarier sebagai pemegang kemudi si burung besi. “Sudah lima tahun lamanya saya di Sriwijaya Air, selama itu pula saya merasakan suasana yang penuh kekeluargaan,” ujarnya, bercerita.

Waktu luang dan liburan bagi Capt. Joffy adalah waktu sepenuhnya untuk keluarga. “Justru di rumah saya bisa melepas penat, menonton film bersama keluarga atau barbequeing di halaman belakang rumah. Soal rasa sate dan BBQ racikan saya boleh diadu lho,” ujarnya, seraya tersenyum. Selain itu hobi unik lain yang dimilikinya tentu saja memelihara kucing ras. Saat ini ia memiliki empat kucing yang masing-masing diberi nama Gizmo, Blaque, Baron, dan Mystique. “Hobi yang menyenangkan dan menghibur,” kata pria berkacamata ini.

Ada kabar gembira yang ingin disampaikan oleh capt.Joffy. “Setelah lima tahun menunggu. InsyaAllah pertengahan bulan Agustus ini istri saya akan melahirkan bayi kembar,” ucapnya sumringah. Penantian panjang akan buah hati akhirnya dikabulkan oleh Allah SWT.