Facebook: Upload Photo, Update Status, Jaring Teman

Situs pertemanan atau situs jejaring sosial kini menjadi tren budaya dunia. Keberadaan situs pertemanan bernama Facebook kini seolah berdampingan dengan kehidupan itu sendiri. Baik tua maupun muda, presiden hingga ibu rumah tangga memanfaatkan keberadaan situs nirbayar ini. Begitupun yang terjadi pada awak pesawat Sriwijaya Air, mulai dari pramugari hingga pilot memiliki akun Facebook.

Awalnya, situs ini memang tidak terlalu digemari. Orang-orang lebih familiar dengan situs Friendster yang hadir lebih awal. Namun, seiring waktu, kehadiran Facebook mampu mengubah pakem tersebut dengan berbagai inovasi seperti paket Blackberry maupun paket langganan via telepon genggam. Saat ini, pengguna Facebook di Indonesia saja sudah mencapai 1,4 juta akun. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki anggota Facebook terbanyak di Asia dan ke-5 di dunia setelah AS, Inggris, Italia, dan Kanada. Fitur paling fenomenal yang terdapat di situs ini tentu saja fasilitas chat, dimana para pengguna aktif bisa mengobrol dengan sesama pengguna aktif yang menjadi temannya.

Sebagaimana motto yang terdapat pada halaman muka, “Facebook membantu Anda berhubungan dan berbagi dengan orang-orang dalam kehidupan Anda”, para kru Sriwijaya Air mengaku terbantu dengan kehadiran Facebook. “Kita bisa lihat teman akan bertugas kemana atau take off dari daerah mana. Kadang-kadang kita malah bisa titip oleh-oleh dari suatu daerah,” ujar Fitri, seorang pramugari, sambil tersenyum. Lain lagi dengan pengakuan Capt. Insan yang dapat mengetahui sifat-sifat para pekerja sesama profesi ini. “Dari update status-nya kita jadi tahu mana kru yang serius atau yang suka bercanda,”.

Facebook yang diluncurkan pertama kali pada 4 Februari 2004 oleh seorang programmer komputer Mark Zuckerberg ini, juga dapat dianggap sebagai aktifitas mengisi waktu luang. “Kadang kita bisa upload foto ketika berada di bandara atau update status untuk memberi kabar kepada keluarga atau teman-teman,” ujar Herni, pramugari. Bahkan, ada kru yang mencurahkan isi hatinya via situs ini. “Kita bisa mengungkapkan kesedihan ataupun kebahagiaan. Dari situ kita bisa dapat feedback dan komentar-komentar yang datang dari teman-teman. Sungguh menyenangkan,” ujar Grenida, pramugari lainnya.

Di tengah padatnya jadwal terbang para awak pesawat Sriwijaya Air, kehadiran Facebook setidaknya menjadi media penghubung akibat dinamika kehidupan yang memaksa mereka menjadi semakin individual. “Kadang hari libur pun kita lebih banyak di rumah beristirahat daripada melakukan aktifitas sosial,” ujar salah seorang co-pilot. Ada pula yang mengaku bisa bertemu teman yang sudah lama tidak berhubungan. Meski masih diperdebatkan, kehadiran situs jejaring ini mampu menjadi wadah untuk saling bertemu dan saling berinteraksi meski di dunia maya.

Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook, mungkin tak menyangka bahwa situs yang awalnya dibuat untuk media saling mengenal antarsesama mahasiswa Universitas Harvard kini menjadi situs yang digemari di seluruh dunia. Diperkirakan, setiap harinya terdapat penambahan 100.000 akun baru di seluruh dunia. Menurut data Google Trends, ada lebih dari 175 juta pengguna dimana setengahnya merupakan pengguna aktif yang rata-rata menghabiskan setengah jam setiap harinya untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook, utamanya Update Status dan Upload Photo.