Sriwijaya Air Goes to Manado

rombongan-sriwijaya-tiba-di-bandara-sam-ratulangi-manadoSesuai komitmen pada ulang tahun yang ke-5 pada November 2008 silam, yang salah satunya memperluas rute penerbangan mencapai kawasan timur Indonesia, maka efektif mulai Rabu, 25 Maret 2009, Sriwijaya Air menerbangi rute Jakarta-Manado via Surabaya dan sebaliknya, satu kali dalam sehari. Kini, masyarakat Manado juga bisa menikmati pelayanan terbaik Sriwijaya Air melalui armada terbaru Boeing 737-400.

Inaugural Flight atau penerbangan perdana rute Jakarta-Manado ini dilaksanakan pada hari yang sama. Rombongan pejabat Sriwijaya Air bertolak dari Cengkareng pada pukul 5.45 WIB dan tiba di bandara Sam Ratulangi Manado pada pukul 11.25 WITA. Rombongan yang dipimpin oleh Soenaryo (Komisaris) ini mendapat sambutan pengalungan bunga diiringi tarian daerah setempat.

“Sriwijaya Air memiliki ikatan historis yang kuat dengan Manado karena dahulu pernah menerbangi rute Manado-Davao, kini kami hadir kembali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Manado akan jasa transportasi udara yang aman dan nyaman,” kata Soenaryo dalam sambutannya. Apalagi, tambahnya, Sriwijaya Air juga sangat mendukung Manado yang akan menjadi tuan rumah World Ocean Conference (WOC) dan Coral Triangle Initiative (CTI) pada bulan Mei mendatang.

Gubernur Sulawesi Utara, Drs. S.H Sarundajang, yang diwakili oleh JE Kenaf selaku Kepala Dinas Perhubungan juga menyambut baik kehadiran Sriwijaya Air. “Ini merupakan momentum yang tepat karena Manado merupakan 5 tujuan wisata utama bahari dan 10 tujuan utama MICE di Indonesia,” ujar JE Kenaf. Selain itu, kehadiran Sriwijaya Air turut membantu mobilitas masyarakat Manado dan juga jumlah kunjungan wisatawan yang ujung-ujungnya dapat menggalakkan perekonomian daerah.

Acara peresmian penerbangan perdana ini dilaksanakan bersama-sama oleh Soenaryo dan JE Kenaf yang disaksikan jajaran Muspida setempat dan beberapa pejabat Sriwijaya Air dengan melakukan ritual pecah kendi dan gunting pita sebagai simbol dibukanya rute Jakarta-Manado PP.

“Sriwijaya Air akan memberikan Full Service Flight,” ujar Toto Nursatyo, direktur niaga Sriwijaya Air. Hal ini disampaikan menjawab pertanyaan rekan-rekan media seusai acara peresmian. “Para penumpang akan mendapatkan makan siang dan snack secara gratis,” kata Toto, menjamin. Selain itu, ia pun menyatakan bahwa Manado adalah transit point strategis dalam rangka pengembangan rute di kawasan timur Indonesia. “Rencananya, kami juga akan menyinggahi Ternate dan Sorong via Manado,” ujarnya, menjelaskan.

Manado Agent Gathering

Malam harinya, bertempat di ballroom Hotel Ritzy Manado, Sriwijaya Air mengadakan acara Manado Agent Gathering. Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mempromosikan rute Jakarta-Manado kepada para travel agent yang ada di Manado dan sekitarnya. Tak kurang dari 100 travel agent menghadiri acara gathering ini.

Acara dimulai pada pukul tujuh waktu setempat, dengan diawali doa bersama yang dipimpin oleh Sofyan Rebuin bagi yang muslim dan pendeta Marthen Tombeg, S.Th. Kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan malam sembari dihibur oleh penampilan artis ibukota Dona Amelia.

Setelahnya, Toto Nursatyo (Direktur Niaga) memandu sesi tanya jawab kepada para undangan. Dalam sesi tersebut, Toto menjelaskan visi dan misi Sriwijaya Air. Menjawab pertanyaan yang diajukan salah satu undangan, Toto kembali menegaskan bahwa penerbangan rute Jakarta-Manado via Surabaya adalah Full Service Flight. “Kami tidak menerapkan low carrier cost, setiap penumpang akan diberikan snack dan makan siang, apalagi Sriwijaya Air berangkat dari Manado pada 11.50 WITA,” kata Toto.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh para staf Sriwijaya Air distrik Manado dibawah pimpinan Ahmad Teranggono, juga berlangsung undian dan games interaktif untuk mendapatkan beberapa hadiah. Hadiah yang diperebutkan tersebut yakni tiga tiket Manado-Surabaya PP, tiga tiket Manado-Jakarta PP, voucher menginap di Surabaya Plaza Hotel dan Golden Palace Hotel.

Dengan kehadiran Sriwijaya Air di Manado, maka menandai bertambahnya jumlah rute Sriwijaya Air menjadi 35 rute. Dengan dukungan 22 armada Boeing 737, Sriwijaya Air akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpangnya.

Edisi April 2009