Juita Iskandar

Juita IskandarJangan coba-coba melakukan tindakan tak terduga dengan pramugari Sriwijaya Air yang satu ini, karena dengan satu gerakan Anda bisa jatuh terkapar. Juita Iskandar, demikian nama lengkapnya, memang memiliki keahlian unik yakni olahraga bela diri karate. “Saya dari umur 4 tahun sudah ikutan bela diri ini dan terakhir sampai ban coklat,” ujar dara kelahiran kota Makassar.

Keahlian karate-nya ini sering membawanya juara pertandingan di bangku sekolah. Namun demikian, Juita lebih memilih berkarir menjadi pramugari ketimbang atlet nasional. “Menjadi FA (flight attendant –red) sudah menjadi cita-cita saya dari kecil dan alhamdulillah tercapai,” kata wanita yang akan berulangtahun pada 22 maret ini.

Juita merasa bersyukur dibekali kemampuan karate. “Tidak hanya membuat saya merasa aman dimanapun berada, namun juga menjaga mental tidak mudah jatuh dan tetap semangat,” kata Juita menjelaskan. Menurutnya lagi, dengan semangat yang terus terjaga dapat membuat apapun yang dikerjakan menjadi maksimal. Apalagi jika profesi yang dijalani memang profesi yang dicita-citakan sejak kecil.

Banyak pengalaman yang didapat gadis berponi ini semenjak menjadi pramugari. “Menghadapi berbagai karakter penumpang membuat pengalaman saya semakin bertambah,” terang Juita. Dari situ, ia akan merasa puas jika selama penerbangan, penumpang tidak ada yang komplain. Menjadi pramugari juga dapat memperluas jaringan pertemanan mulai dari sesama awak kabin, awak kokpit, hingga penumpang.

Menjelang hari kelahirannya, Juita belum banyak memiliki rencana. Keinginan untuk menikah masih terpendam karena statusnya yang masih lajang. “Mungkin saya akan merayakannya bersama keluarga saja karena saya menyayangi mereka melebihi diri saya sendiri,” senyumnya. Karena berkat doa dan dukungan dari keluargalah, menurut Juita, dia menjadi seperti sekarang ini.