Irawati

Mungkin 3M cocok untuk menggambarkan pramugari Sriwijaya Air bernama Irawati. Maksud dari 3M adalah Menarik, Menawan, dan Memesona. Jika Anda menemuinya dalam penerbangan, mungkin pendapat ini tidak berlebihan. Pemilik nama lengkap Herni Diah Irawati ini memang merupakan salah satu pramugari andalan yang dimiliki Sriwijaya Air. Salah satu buktinya, Irawati pernah mendapatkan penghargaan “Best flight attendant” perwakilan Sriwijaya Air yg diadakan pertama kalinya oleh INACA (Indonesia National Air Carrier Association) di Bali pada tahun 2007

Darah belanda mengalir dalam kecantikan Ira, demikian ia biasa disapa. “Kakek dan Nenek aku masih ada keturunan Belanda, waktu kecil juga aku pernah diajak ke Belanda”, kata Ira lagi. Dengan bekal kecantikan itulah, semenjak sekolah Ira aktif ikut mengikuti kontes-kontes kecantikan. Prestasi-prestasi yang pernah ia menangkan diantaranya bintang belia SCTV dan finalis majalah Mode pada tahun 1996.

Sudah sejak lama memang gadis kelahiran Tasikmalaya ini berkeinginan menjadi seorang pramugari. Karena tidak mendapat persetujuan dari orang tua, Ira kemudian melanjutkan pendidikan pada D3 STMIK Bandung jurusan Manajemen Informatika. Setelah lulus, Ira sempat bekerja sebagai staf marketing di sebuah bank di Bandung. Jalan menjadi pramugari terbuka kembali, setelah seorang teman mendaftarkan dirinya ke sebuah training maskapai nasional. “Awalnya aku kaget ketika dipanggil, ya apa salahnya aku coba, dan akhirnya malah diterima”, kenangnya. Setelah mengetahui kabar ini, orang tua Irawati pun akhirnya menyetujui.

Awal menjalani profesi sebagai pramugari memang tidak semudah yang dibayangkan. Begitu pula yang dialami oleh putri sulung dari empat bersaudara ini. Namun, Ira dapat menjalaninya berkat bekal kemandirian yang diajarkan ibunda tercinta. “Aku memang sudah terbiasa mandiri, bisa mengerjakan pekerjaan rumah hingga memasak sendiri, jadi aku enjoy aja tinggal sendiri tanpa ada pembantu”, senyumnya.

Selama berkarir di Sriwijaya Air, dara kelahiran 17 Maret ini merasakan suasana yang kondusif dan menyenangkan. “Kekeluargaannya terasa banget, aku bekerja jadi tidak terbawa stres, pokoknya orang-orangnya asik-asik”, ujar Ira. Ada sebuah pengalaman menarik ketika sedang menyampaikan ucapan selamat jalan kepada penumpang untuk keluar setelah pesawat mendarat, “Ada seorang penumpang yang bilang salam ya buat mas dhani, aku jadi berpikir memangnya aku mirip ya dengan Maia Estianty”, kenangnya.

Waktu luang buat Irawati adalah waktu untuk menyenangkan diri sendiri. Kalau tidak pergi bersama teman-teman, Ira lebih memilih menonton film di rumah. “Aku film dari genre apa aja suka, drama suka, action juga, apalagi kalau yang main Tom Cruise”, ucapnya. Kenikmatan menonton film semakin bertambah setelah ia membeli home theatre set, “Kadang aku matiin lampu, gedein volume TV, jadi berasa di bioskop beneran”, semangatnya.

Kadang ada kerinduan untuk kembali ke rumah orang tuanya di Tasikmalaya. Namun kesibukan sebagai pramugari membuatnya tak sempat untuk melakukannya, “kadang mama papa aku yang suka jenguk ke rumah”. Kerinduan akan kampung halaman memang beralasan apalagi kalau bicara kerinduan akan masakan mama. “Masakan mama memang bikin kangen apalagi sama sayur asem, ikan asin, ditambah telor balado”, sergahnya. Ada harapan dari orang tua agar Ira segera mendapatkan pendamping hidup. Mengenai status hidup saat ini Irawati merahasiakannya, namun ia memiliki target di tahun 2010 mendatang untuk menikah dan hidup bahagia bersama sang pujaan hati.