Ir. H. Azhar Romli, M.Si: Sriwijaya Air siap bersaing

azhar romliAzhar Romli adalah putra asli Bangka yang saat ini menjabat sebagai anggota komisi V DPR-RI (2004-2009) yang salah satunya membidangi sektor perhubungan dan KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi). Dalam setiap melakukan kunjungan kerja, beliau selalu menggunakan maskapai Sriwijaya Air. Kepercayaan ini bukan tanpa alasan. Faktor 3S (Safety, Security, & Service) selalu menjadi perhatian utama manajemen Sriwijaya Air. Dengan modal tersebut, Sriwijaya Air menurut caleg DPR-RI dengan nomor urut 1 dapil provinsi Bangka Belitung Pemilu 9 April mendatang ini, mampu bersaing menuju kompetisi global. Berikut petikan wawancara selengkapnya:

Bagaimana Anda melihat perkembangan dunia jasa transportasi udara Indonesia saat ini?

Saya melihat dengan kondisi geografis Indonesia yang luas terdiri pulau-pulau, perkembangan transportasi udara di Indonesia cukup positif. Peran swasta sangat dibutuhkan dalam membantu maskapai nasional yang telah ada. Ke depan, peranan swasta akan terus dikembangkan untuk semakin memberikan pilihan pada masyarakat akan jasa transportasi udara yang nyaman dan murah sesuai dengan standar pemerintah.

Regulasi apa yang sedang Anda dan rekan-rekan lakukan di komisi V dalam mendukung dunia jasa penerbangan Nasional?

Saat ini saya dan rekan-rekan Komisi V sedang menggodok revisi UU No. 15 tahun 1992 tentang penerbangan. Rancangan perubahan diantaranya adalah peranan swasta yang semakin diperluas sebagai operator penerbangan yang tetap dalam koridor safety & security dalam servicenya. Semangat dari revisi ini adalah untuk kepentingan nasional dimana masyarakat akan semakin mudah untuk menggunakan jasa transportasi udara yang aman dan terjangkau.

Apa kesan yang Anda dapatkan selama menggunakan maskapai Sriwijaya Air?

Selama ini saya selalu menyempatkan diri untuk menggunakan Sriwijaya Air untuk melakukan kunjungan kerja seminggu sekali ataupun mengunjungi konstituen ke daerah pemilihan saya yakni provinsi kep.Bangka Belitung. Saya sangat terkesan dengan pelayanan yang diberikan mulai dari kemudahan pemesanan tiket, pelayanan cek-in dan akses bagasi, OTP (On Time Performance), hingga keramahan pramugarinya. Ini merupakan keunggulan Sriwijaya Air yang harus dipertahankan.

Menurut Anda, apa saja yang harus dipersiapkan maskapai nasional seperti Sriwijaya Air untuk dapat bersaing di kompetisi global?

Untuk dapat bersaing di bisnis penerbangan global, maskapai nasional harus meningkatkan performa pelayanannya. Selain itu juga harus memikirkan strategi marketing yang tepat seperti harga tiket termasuk dengan biaya fiskal atau bekerjasama dengan instansi terkait. Contohnya per Januari 2009 nanti, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak memesan tiket ke luar negeri dibebaskan dari biaya fiskal asalkan memiliki bukti NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

Apa pesan dan harapan Anda terhadap Sriwijaya Air di hari ulang tahun yang ke-5?

Saya ucapkan selamat dan sukses. Saya berharap Sriwijaya Air semakin memerluas rute-rute penerbangan menuju kota-kota yang belum disinggahi di Indonesia sehingga masyarakat Indonesia semakin terbantu dalam beraktifitas dengan harga terjangkau. Saya pikir dengan kapabilitas yang Sriwijaya Air miliki saat ini, sudah saatnya untuk membuka kelas bisnis tentu dengan komitmen akan faktor 3S (Safety, Security, and Service).