Capt. Prasetyo Kumolo

capt.prasBuat capt. Prasetyo Kumolo, pilot adalah pilihan hidup yang benar-benar menjanjikan. “Lulus sekolah saya memang berniat untuk meneruskan sekolah kedinasan”, ujar pria kelahiran Jogjakarta ini. Mulai dari sekolah pelayaran hingga akademi militer dia jajaki. Namun, hati capt. Pras, demikian panggilan akrabnya, tertambat pada sekolah pendidikan calon pilot. “Saya berpikir waktu itu menjadi pilot prospeknya cerah”, kenangnya. Dan ternyata jalan hidupnya memang benar pilihan yang tepat.

Suami dari Ambar Indrarsi ini telah menjalani profesi kendali burung besi selama 32 tahun. Selama itu beliau merasakan nikmatnya menjadi pilot. “Menekuni profesi pilot bukanlah hal yang main-main, bahkan bisa melatih ketelitian dan kesabaran, yang dapat berguna pada kehidupan sehari-hari”, terangnya. Selama berkarir di Sriwijaya Air, capt. Pras merasa betah dan “enjoy”. “Saya melihat Sriwijaya Air selalu memerhatikan perawatan pesawat dan training safety diterapkan sesuai dengan keselamatan udara”, kata ayah dari Irene Fitriani ini.

Masih dalam suasana ulang tahun Sriwijaya Air yang ke-5, capt. Prasetyo memiliki harapan yang mudah-mudahan dapat segera terlaksana, “perluas lagi rute regionalnya dan kalau bisa juga didukung dengan pesawat kelas business, saya yakin Sriwijaya Air mampu untuk melakukannya”. Waktu luang capt. Pras dihabiskan menekuni hobi memancing di laut bersama anak tercinta. “Nikmatnya luar biasa apalagi ketika ikan yang kita buru memakan umpan dan kita menarik joran(batang pancingan-red)-nya”, ucapnya bersemangat.