Anjing Kintamani: Anjing Asli Indonesia Menuju Dunia

Indonesia kini patut berbangga karena memiliki anjing kintamani sebagai ras anjing asli dari sekitar 400 trah anjing yang diakui di dunia. Anjing asal Bali ini telah terdaftar di Federasi Kinologi Internasional, sebuah organisasi yang memberikan pengakuan akan keaslian anjing ras suatu negara. Sebelumnya, Perkumpulan Kinologi Indonesia (Perkin) sebagai induk organisasi Kinologi di Indonesia telah mengakui anjing kintamani, yang habitat aslinya terdapat di Desa Sukawana, 60 km timur laut Denpasar, sebagai anjing ras.

Hingga kini belum diketahui secara jelas asal-usul Anjing Kintamani. Konon, seorang saudagar asal Cina bernama Marga Lee singgah di Singaraja dengan membawa serta anjing chow-chow antara abad XII–XVI. Marga Lee dan keluarganya kemudian menetap di Kintamani, yang antara lain dibuktikan dengan adanya sebuah kelenteng yang kini menyatu dengan Pura Ulun Danau Batur. Diduga, sejak saat itulah terjadi perkawinan silang antara anjing chow-chow dengan anjing lokal hingga menurunkan anjing kintamani.

Anjing Kintamani digolongkan sebagai anjing jenis pekerja dengan ukuran sedang, tinggi sekitar 40-45 cm. Sebagai anjing pegunungan, anjing kintamani memiliki keseimbangan tubuh dan proporsi tubuh yang baik dengan bulu yang agak panjang. Ciri paling khas dari anjing ini adalah warna bulunya yang putih bersih, walaupun juga ada yang berwarna hitam atau cokelat. Sifat dari anjing kintamani adalah pemberani, tangkas, dan setia terhadap seluruh keluarga pemiliknya.


Sebagai salah satu ras yang sedang jadi primadona, anjing ini menarik perhatian pengunjung di ajang All Breed Dog Show 2008 lalu. Anjing Kintamani termasuk ras yang dilombakan pada kontes tersebut dengan tujuan mendorong usaha pemuliabiakan anjing kintamani, menjadi hewan pilihan peliharaan pecinta anjing, menjadi komoditas ekspor Indonesia, dan juga menjadi kekhasan penunjang Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia. Harganya pun kini semakin melonjak sekitar 1 juta per ekor untuk anakan saja. Beberapa waktu yang lalu juga diselenggarakan pameran anjing kintamani yang dinilai oleh juri dari 4 benua (Asia, Australia, Eropa, dan Amerika) sehingga meraih penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia)

Salah satu pembiakan yang ada di Indonesia adalah Balinese Dog Kennel. Pembiakan yang berlokasi di Desa Ketanireng, Kabupaten Pasuruan jawa Timur ini punya sekitar 30 ekor anjing Kintamani yang dibiakkan dan dilatih di sana. Menurut Rudi, salah satu pelatih anjing Kintamani, anjing kintamani hanya bisa dilatih dengan pendekatan emosional yang lebih dibandingkan dengan anjing lainnya.


Untuk kesehatan, Anjing Kintamani wajib rutin diberikan vitamin kalk setiap hari. Perhatian ekstra juga diberikan pada perawatan bulu, setidaknya setiap hari bulu anjing kintamani dibersihkan dengan lap basah yang diberi campuran air anti bakteri dan kuman. Dengan perawatan yang baik tersebut, anjing kintamani kini siap menjadi primadona dunia.