Gelato: The Italian’s Ice Cream

Mungkin Anda baru pertama kali mendengar nama Gelato.  Gelato adalah kata Italia yang berarti es krim. Tetapi orang-orang khususnya dunia kuliner membedakan es krim dari gelato. Gelato sendiri sudah identik dengan es krim Italia yang khas. Oleh karena itu Gelato sering didefinisikan sebagai “es krim yang sebenarnya”. Dalam sejarahnya, Gelato telah popular pada masyarakat Italia.

Sekitar tiga abad yang lalu, Italia bagian utara dan selatan menciptakan dua resep gelato yang terpisah dan berbeda. Di utara, orang-orang Dolomite membuat gelato dengan susu segar, krim dan gula. Sedangkan di Sisilia, orang-orang Italia Selatan menggunakan lebih dominan gelato berbahan dasar air dengan buah segar.

Gelato memiliki tiga perbedaan besar dibanding es krim yang Anda kenal. Pertama, gelato memilki kandungan lemak mentega yang lebih sedikit 18-26 persen dari es krim. Pada beberapa penelitian, gelato rasa vanila dan coklat memiliki kurang dari 10 persen lemak mentega. Namun hal ini tidak mengurangi kadar rasanya, bahkan gelato tidak begitu keras dan mencair di mulut lebih cepat sehingga Anda akan merasakan rasa gelato yang menggiurkan.

Kedua, gelato memiliki kepadatan yang lebih tinggi dibanding es krim. Es krim diproduksi dengan campuran krim, susu, dan gula kemudian ditambah udara. Hal ini dilakukan untuk menambah dua kali lipat kuantitas es krim tetapi mengurangi kualitas setengahnya. Sedangkan gelato tidak ditambahkan udara sehingga terciptalah makanan penutup dengan kualitas yan tinggi dan kaya akan krim.

Ketiga, gelato dihidangkan sedikit lebih hangat dari es krim yakni sekitar 10 sampai 15 derajat. Karena itu teksturnya lebih lembut dan rasanya akan lebih nikmat ketika mencair di mulut Anda. Jangan lupakan pula bahwa Gelato menggunakan buah-buahan segar, kacang, coklat, susu, krim, dan tidak menggunakan sirup. Jadi tunggu apalagi segera ke restoran atau cafe-cafe italia terdekat di kota Anda untuk merasakan es krim khas Italia.