Nikmatnya Coklat

Coklat adalah jenis makanan yang familiar bagi semua kalangan, mulai dari tua sampai yang muda, baik pria maupun wanita. Apalagi di bulan februari ini, bulan yang penuh cinta, coklat identik dengan tanda kasih yang lebih universal dibandingkan dengan bunga. Tapi tahukah Anda darimana coklat itu berasal?

Coklat berasal dari pohon kakao yang dahulu tumbuh subur di daerah hutan hujan tropis amazon dan beberapa daerah tropis lainnya di Amerika Tengah dan Selatan. Awalnya, orang-orang Indian Maya dan Aztec mengkonsumsi coklat dalam bentuk minuman pada tahun 450-500 SM. Selain itu, coklat juga digunakan sebagai mata uang dan hadiah karena nilainya yang sangat berharga pada masa tersebut.

Saat ini coklat dapat dijumpai dalam berbagai rupa makanan seperti kue, permen, es krim,dan berbagai panganan lainnya. Coklat sendiri terdiri dari berbagai jenis yakni,

1. Coklat manis

Sesuai namanya, coklat ini berasa manis karena mengandung sedikit gula. Sementara kandungan coklatnya sekitar 50 persen.

2. Coklat susu

Coklat yang satu ini disukai anak-anak karena dapat langsung disantap dengan rasa yang manis dan lembut karena mengandung susu. Jika Anda hendak membuat, coklat jenis ini bukanlah pilihan yang baik karena kandungan coklatnya yang relatif sedikit dan mudah hangus bila dilelehkan.

3. Coklat bubuk

Coklat jenis ini berbentuk tepung, mengandung sedikit lemak, dan rasanya pahit. Cukup banyak jenis kue yang diolah dengan campuran cokelat jenis ini.
4. Coklat pahit batangan

Rasa coklat jenis ini sangat kuat. Para pembuat kue suka menggunakannya karena mudahnya mereka mengontrol rasa manis dan aroma coklat pada produk.

5. Coklat putih

Coklat ini terbuat dari lemak coklat, gula, dan vanili. Ia tak mengandung coklat padat. Karena mudah hangus, masaklah dengan hati-hati.

6. Coklat keeping

Coklat ini perlu Anda beli bila hendak membuat muffins. Butiran-butiran kecil pada cokat ini akan tetap bagus walau dipanggang dalam oven.

Lalu mengapa kita semua suka dengan coklat? Bahkan jarang sekali Anda temukan chocolate-hated dibandingkan dengan chocolate-holic. Hal ini dikarenakan kandungan coklat yang dapat menghilangkan stress dan kepenatan. Dalam tubuh kita terdapat Serotonin dan Endorphin, dua konduktor saraf yang paling dikenal. Serotonin dapat membuat orang tenang dan rileks. Kadar serotonin yang rendah di dalam otak membuat orang ingin makan makanan bertepung dan makanan yang manis seperti coklat. Ini karena makanan yang mengandung kadar karbohidrat yang tinggi dapat meningkatkan kadar serotonin dalam otak.

Endorphin dipercayai sebagai konduktor “rasa senang”. Kebalikan dari Serotonin, kadar Endorphin dipengaruhi oleh lemak. Jadi, apabila Anda mengkonsumsi makanan berlemak maka dapat meningkatkan kadar Endorphin dan membangkitkan mood seseorang. Tapi jangan salah, coklat tidak akan membuat Anda gemuk karena lemak yang ada di coklat tidak langsung diserap tubuh karena bukan dari jenis yang dapat menggemukkan tubuh. Bayangkan ketika Anda makan sepotong coklat, lemak itu lumer di dalam mulut. Lumernya lemak menimbulkan sensasi yang sulit Anda ungkapkan. Jadi, apakah Anda telah berpikir untuk memberikan coklat yang sesuai untuk mereka yang Anda sayangi?